NARAKITA, SEMARANG – Siapa yang tidak ingin tetap sehat dan bahagia meski usia terus bertambah? Memasuki usia 50 tahun, menjaga tubuh tetap bugar bukan lagi sekadar pilihan, tetapi sebuah keharusan. Salah satu caranya adalah dengan lebih selektif memilih makanan.
Dietisien Hillary M Wright menyarankan untuk melakukan perubahan pola makan seiring bertambahnya usia. Pasalnya, metabolisme tubuh mulai melambat, kadar estrogen menurun, dan kebutuhan nutrisi meningkat saat memasuki usia 50 tahun. “Setelah usia 50 tahun, metabolisme melambat, kadar estrogen turun, dan kebutuhan nutrisi tertentu meningkat,” ujar Wright, dikutip dari Eat This, Not That!.
Waspada, Hindari Makanan Ini!
Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari demi menjaga kesehatan dan kebahagiaan di usia 50 tahun. Simak daftarnya berikut ini.
1. Kopi dan Teh Manis
Kopi dan teh mungkin jadi sahabat di usia produktif, tetapi saat usia 50 tahun, kebiasaan ini perlu dibatasi. Terutama jika ditambah pemanis seperti gula. Konsumsi gula berlebihan dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari diabetes hingga kanker. Ahli menyarankan batas konsumsi gula harian adalah 50 gram per orang.
Selain kopi dan teh manis, waspadai juga minuman berpemanis lainnya seperti soda, minuman kemasan, dan jus siap saji.
2. Daging Olahan Seperti Sosis
Sosis mungkin praktis dan lezat, tetapi di usia 50 tahun, sebaiknya mulai dikurangi. Daging olahan mengandung zat pengawet dan bahan kimia lainnya yang berisiko menyebabkan penyakit serius, termasuk kanker usus besar. American Institute of Cancer Research memperingatkan agar konsumsi daging olahan diminimalkan.
3. Keripik dan Camilan Asin
Siapa yang tidak suka ngemil keripik? Sayangnya, camilan ini kaya akan garam yang bisa meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung. Menurut Eating Well, asupan natrium harian idealnya tidak lebih dari 1.500 miligram.
4. Daging Berlemak
Bukan berarti Anda tidak boleh makan daging, tetapi pilihlah yang rendah lemak. Daging berlemak tinggi mengandung lemak jenuh yang bisa menaikkan kolesterol jahat. Akibatnya, risiko penyakit jantung pun meningkat.
5. Cokelat Putih
Jika ingin menikmati cokelat, pilihlah dark chocolate. Cokelat putih biasanya tidak mengandung kakao asli, tetapi lebih banyak lemak nabati dan gula tambahan. Satu porsi cokelat putih bisa mengandung 458 kalori dan 50 gram gula, yang jelas tidak sehat di usia 50 tahun.
6. Protein Bar Instan
Jangan langsung tergoda dengan label “sehat” pada protein bar. Banyak produk semacam ini justru tinggi gula. Sebaiknya pilih camilan protein alami seperti kacang almond, kacang tanah, atau kacang mete.
7. Cake dan Kue Manis
Siapa pun pasti suka cake, tetapi ketika usia menginjak 50 tahun, lebih baik mengurangi konsumsi kue manis. Kandungan gula yang tinggi bisa memicu peradangan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit kronis.
8. Gorengan
Menggoreng makanan memang membuatnya terasa lebih nikmat, tetapi jangan salah, gorengan mengandung lemak jenuh tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, ini bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Cerdas Memilih Asupan
Memasuki usia 50 tahun berarti lebih bijaksana dalam menjaga kesehatan. Kunci utama adalah mengurangi asupan makanan yang dapat memicu penyakit kronis. Gantilah kebiasaan buruk dengan pola makan yang lebih sehat agar panjang umur dan tetap bahagia di masa tua.
Ingat, kesehatan Anda adalah investasi jangka panjang. Tetap aktif, hindari makanan yang merugikan, dan nikmati masa tua dengan penuh semangat!