• Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Sirkular
  • Serba-serbi
  • Sport
    • Sepak Bola
  • Opini
Font ResizerAa
narakita.idnarakita.id
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Sirkular
  • Serba-serbi
  • Sport
  • Opini
Search
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Sirkular
  • Serba-serbi
  • Sport
    • Sepak Bola
  • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Sepak Bola

Erick Thohir: Ketua PSSI Kota/Kab Ditunjuk Asprov PSSI

PSSI resmi mengubah mekanisme kepemimpinan di tingkat daerah. Lewat statuta baru yang disahkan, ketua PSSI kabupaten/kota kini akan ditunjuk langsung oleh Asprov, bukan lagi melalui pemilihan, sebagai upaya memperkuat sinergi dan menghilangkan pengaruh politik dalam sepak bola nasional.

T. Budianto
Last updated: Juli 12, 2025 11:09 pm
T. Budianto
Juli 12, 2025
Share
3 Min Read
SALAMI PEMAIN: Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyalami para pemain pada semifinal HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 All Stars di Supersoccer Arena Kudus, Sabtu, (12/7). (Foto: PSSI)
SHARE

NARAKITA, KUDUS- Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan perubahan besar dalam struktur organisasi PSSI. Dalam statuta baru yang telah disetujui, pemilihan ketua PSSI di tingkat kabupaten dan kota akan dihapus dan diganti dengan sistem penunjukan langsung oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI.

“Statuta baru PSSI sudah resmi disahkan. Ke depan, Asprov menjadi pengendali utama di daerah. Koordinasi Askab dan Askot akan langsung di bawah provinsi,” kata Erick saat meninjau Supersoccer Arena di Kudus, Sabtu (12/7).

Langkah ini diambil untuk mengatasi konflik internal yang selama ini kerap mengganggu pembinaan sepak bola. Erick menyebut, disharmoni antara Asprov, Askab/Askot, dan pemerintah daerah seringkali muncul akibat perbedaan kepentingan dan dominasi politik lokal.

“Ketua Asprov-nya beda, ketua kota atau kabupatennya beda, bertengkar dengan bupati atau gubernur, tapi tetap minta anggaran. Itu tidak sehat. Sepak bola tidak boleh jadi alat politik,” tegas Erick.

Sebagai bagian dari reformasi organisasi dan penguatan kompetisi akar rumput, PSSI juga tengah menyiapkan Liga 4 di tingkat kota dan kabupaten. Nantinya, juara Liga 4 akan promosi ke Liga 3 Provinsi, dan dari sana bisa melaju ke Liga 3 Nasional.

Format Berjenjang

“Formatnya akan berjenjang. Juara kota akan naik ke provinsi, lalu bertarung di tingkat nasional,” jelas Erick. Ia menambahkan, jumlah peserta dari tiap provinsi untuk kejuaraan nasional akan menyesuaikan dengan jumlah klub yang aktif. Provinsi dengan jumlah klub terbanyak seperti Jawa Timur bisa mendapatkan jatah lebih besar.

Namun, Erick mengingatkan bahwa hanya klub yang memenuhi syarat lisensi profesional dan stabil secara finansial yang bisa naik ke Liga 2 atau Liga 1. “Jangan sampai ada klub yang belum setengah musim sudah gagal bayar gaji pemain,” ujarnya.

Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi, menyambut positif perubahan ini. Menurutnya, penunjukan ketua Askab/Askot oleh Asprov akan memperkuat sinergi dan memudahkan koordinasi.

“Kami bisa komunikasi dengan kepala daerah untuk mendengar masukan siapa yang pantas ditunjuk. Tapi detail mekanismenya masih menunggu aturan resmi,” kata Yoyok.

Dengan berlakunya statuta baru ini, PSSI berharap tata kelola sepak bola nasional makin solid, profesional, dan bebas dari intervensi politik lokal yang selama ini menghambat kemajuan. (*)

TAGGED:askot/askab pssiasprov pssiheadlinePSSI
Share This Article
Email Copy Link Print

T E R K I N I

Ilustrasi embun es atau embun upas yang terjadi saat musim 'mbediding'.
Embun Es dari Dieng hingga Bromo, Fenomena Mbediding Diperkirakan hingga Agustus
Juli 13, 2025
Pariwisata RI Go Internasional, Promosi Besar-besaran di Eropa
Juli 13, 2025
Erick Thohir: Ketua PSSI Kota/Kab Ditunjuk Asprov PSSI
Juli 12, 2025
Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Terakhir Diplomat Kemlu Sebelum Ditemukan Tewas di Kos Menteng
Juli 12, 2025
Kejagung mengumumkan status tersangka terhadap bos minyak Riza Chalid dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. Foto: dok/humas
Bos Minyak Riza Chalid Jadi Tersangka Tapi Sudah di Singapura
Juli 13, 2025

Trending Minggu Ini

Yusril Ungkap Prabowo Perintah Gibran Berkantor di Papua, Juru Bicara OPM Langsung Merespons
Juli 11, 2025
OPM Pertanyakan Kapasitas Gibran Selesaikan Masalah Papua: Apa Kualifikasinya? Percuma!
Juli 9, 2025
Diperiksa KPK di Polda Jatim, Khofifah Tegaskan Penyaluran Dana Hibah Sesuai Prosedur
Juli 11, 2025
Meski Dituntut 15 Tahun Penjara, Aipda Robig Penembak Siswa SMK Semarang Tetep Petentengan ”Membusungkan Dada’
Juli 9, 2025
Prabowo Tugaskan Gibran Berkantor di Papua, Penyingkiran atau Malah Penyelamatan di Tengah Tuntutan Pemakzulan?
Juli 9, 2025

Berita Terkait

Internasional

Seratus Bayi Prematur di Gaza Terancam Kehabisan Napas

T. Budianto
Kriminalitas dan Hukum

Aset Sritex Disita, Buruh Waswas Tagihan Tak Dibayar

T. Budianto
Kriminalitas dan Hukum

Renovasi Sekolah Gagal, Anggaran Dialihkan Demi Penuhi Permintaan Suami Wali Kota

T. Budianto
Daerah

DPRD Jateng Sahkan RPJMD dan SOTK Baru

T. Budianto
narakita.id
Facebook Twitter Youtube

Narakita merupakan media kolaboratif dengan tagline “New Hope for Everyone” yang membuka ruang untuk semua ide, semua koneksi dan semua masa depan.

  • Home
  • Kantor dan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat Penggunaan
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?